Budi Setiawan lahir dan besar di Tanjungpinang, Kepulauan Riau. Dari keluarga sederhana, ia sudah terbiasa membantu orang tua yang memiliki warung kecil. Ketekunan dan semangat kerja yang tinggi membuat Budi menjadi sosok yang gigih dan pantang menyerah.
Setelah lulus SMA, ia harus memilih antara melanjutkan kuliah atau bekerja. Karena keterbatasan dana, Budi memilih bekerja di bengkel motor milik tetangganya. Di sana ia mengenal dunia otomotif dan mempelajari berbagai teknik servis, perbaikan, serta pemasaran.
Pada tahun 2006, dengan modal tabungan dan pinjaman keluarga, Budi membuka bengkel kecil bernama Setiawan Motor di pinggiran Kota Tanjungpinang. Awal usaha tentu tidak mudah. Hanya ada satu montir, dan bengkel sering sepi. Namun Budi tetap optimis, melayani setiap pelanggan dengan sepenuh hati.
Yang membedakan Setiawan Motor dengan bengkel lain adalah pelayanan ramah, harga terjangkau, dan transparansi dalam penjelasan masalah serta solusi kendaraan. Budi selalu berprinsip pelanggan harus mengerti apa yang diperbaiki dan berapa biayanya. Perlahan-lahan, reputasi Setiawan Motor mulai dikenal.
Selama perjalanan usahanya, Budi Setiawan menghadapi berbagai tantangan, mulai dari persaingan dengan bengkel besar, naik turunnya harga sparepart, hingga perubahan perilaku konsumen yang mulai mengutamakan kemudahan dan kecepatan layanan.
Tantangan terbesar adalah saat pandemi COVID-19. Sebagian besar pelanggan memilih menunda servis motor, penjualan unit motor menurun drastis, dan beberapa montir harus dirumahkan. Namun Budi tetap berusaha mempertahankan bisnis dengan melakukan efisiensi, serta meluncurkan promo servis motor keliling untuk wilayah sekitar.
Tahun 2022 menjadi titik balik. Setiawan Motor berhasil mendapat penghargaan sebagai Bengkel Terbaik Kepulauan Riau dari Asosiasi Dealer dan Bengkel Motor Indonesia. Usaha Budi semakin berkembang dengan membuka cabang di beberapa daerah seperti Batam, Bintan, dan Lingga.
Selain itu, Budi juga mendirikan latihan kerja bagi montir pemula, sehingga semakin banyak anak muda yang mendapatkan keterampilan dan pekerjaan di bidang otomotif. Dengan lebih dari 50 karyawan, Setiawan Motor menjadi salah satu pelaku UMKM terbesar di wilayahnya.
Setiawan Motor bukan hanya menjadi penyedia jasa dan barang, tetapi juga menjadi sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat Kepulauan Riau. Budi Setiawan aktif dalam kegiatan sosial, seperti mengadakan pelatihan gratis, memberikan beasiswa bagi anak montir, dan membantu sekolah-sekolah yang membutuhkan transportasi.
Melalui program CSR, Setiawan Motor juga membagikan masker gratis saat pandemi, memberikan sembako kepada keluarga kurang mampu, dan melakukan edukasi keselamatan berkendara kepada masyarakat.
Budi Setiawan sering diundang sebagai pembicara dalam seminar UMKM, membagikan pengalamannya kepada pengusaha muda. Ia selalu menekankan pentingnya kerja keras, jujur, mau belajar, dan beradaptasi. Ia percaya, kunci utama kesuksesan adalah ketekunan dan keberanian untuk memulai, meski dari hal kecil.
Kisah Budi Setiawan dan Setiawan Motor adalah contoh nyata bahwa usaha dan tekad dapat mengubah kehidupan seseorang dan memberi dampak positif bagi lingkungan sekitarnya. Dari bengkel sederhana di pinggiran kota hingga menjadi jaringan dealer besar di Kepulauan Riau, perjalanan ini membuktikan bahwa kesuksesan bisa diraih siapa saja yang mau berjuang.
Semoga kisah ini menginspirasi dan memotivasi banyak orang, terutama generasi muda, untuk terus berinovasi, berusaha, dan membawa perubahan bagi masyarakat.